Jumat, 12 Desember 2008

ALUR ANAK SUNGAI DAERAH SEMPAJA

Alur anak sungai yang panjang dan berpenampang sempit
sehingga alur tidak mampu menampung limpasan air hujan
(lihat alur anak sungai menuju sungai Karangmumus, warna garis putih)



Pengurangan daerah tangkapan air
oleh adanya pembangunan GOR Stadion Madya Sempaja


Pemukiman disekitar GOR Sempaja
(lihat alur sungai di sekitar sempaja, warna putih)

AKTIVITAS ANAKKU DI RUMAH

Sejak umur 6 bulan - sampai- sekarang (2,3 tahun)
anakku hari-harinya sering bermain, beraktivitas di lantai rumah

BILA TIDAK TERJADI BANJIR, AKTIVITAS ANAKKU DI RUMAH
BANYAK DILAKUKAN DILANTAI KAMAR dan HALAMAN RUMAH

(umur 6 bulan, tahun 2007)
Sedang bermain di Lantai Kamar Tidur, tidak terjadi Banjir


(umur 1 tahun, pada tahun 2007)
Sedang bermain di Lantai kamar tidurnya, tidak terjadi banjir


(umur 1,2 tahun, 2007)
Sedang bermain di lantai kamar neneknya, tidak terjadi banjir


sudah berumur lebih dari 2 tahun
sedang bermain di lantai Kamar Tidurnya, tidak terjadi banjir


waktu berumur 4 bulan
beraktifitas di ruang tamu dengan kakaknya


Beraktivitas dihalaman rumah
Setelah banjir surut



AKTIVITAS SAAT TERJADI BANJIR
TUNGGU KIRIMAN FOTONYA??!!!

FOTO-FOTO PERISTIWA BANJIR DI SAMARINDA

Banjir di Rumah Istriku Tercinta (Jl. Danau Poso), setiap tahun (khususnya bulan Nopember - Januari) pasti mencicipi rendaman air hujan dan luapan sungai Karang mumus. Kalau sudah begini pastilah ada olahraga air, lempar air pakai nampan, sekarang pakai pompa.
Kalau wkatu pasang tinggi, selokan didepan rumah sudah mendekati bibir lantai di ruang tamu, bila hujan pastilah seperti tampak foto dibawah.

Ini genangan di luar kamar (lorong ruang tamu)
jadi kolam sementara



ini genangan di ruang tamu
lumayan ada kolam pancing

di ruang tamu.

ini kamar tidur istriku, aku dan anakku
kalau sudah begini nggak bisa tiduran di lantai
bermain atau belajar di lantai.
biasanya anakku suka berguling, dan bermain, menulis,
menggambar di lantai.....


Ini foto dari sumber lain di internet,
waktu Jebolnya Bendung Benanga 1998



ini foto dari sumber lain di internet,

waktu Jebolnya Bendung Benanga 1998




sumber diperoleh dari internet
Ini banjir di Simpang Mall Lembuswana, tahun 2008
(kalau disini memang langganan banjir tiap tahun)




Ini banjir bulan Desember 2008
Diperoleh dari internet
(Sayang tidak dijelaskan lokasinya)


Mungkin ada rekan-rekan yang ingin kirim foto banjir di Samarinda,
sebutkan lokasi foto kejadian banjir, waktu, jam
kirim ke: ekopriyoutomo@gmail.com


(oleh EkoPU)



Kamis, 11 Desember 2008

SISTEM PENGENDALIAN BANJIR KOTA SAMARINDA

Di Samarinda ada banyak sungai, diantaranya S. Karang mumus, S. Sambutan, S. Ampera, S. Tempurung, S. Kerbau, S. Kapih, S. Lais, S. Karang Asam Kecil, S. Karang Asam Besar, S. Kujang, S. Loa bakung, S. Loa buah, S. Rapak dalam, S. Mangku jenang, S. Palaran, S. Keledang, S. Palaran, dan masih banyak sungai-sungai kecil lainnya, dan beberapa anak sungai yang memiliki nama sendiri-sendiri.

Sungai utama dan panjang yang melewati daerah perkotaan, yaitu S. Karang mumus, S. Karang Asam Kecil, S. Karang Asam Besar. Ketiga sungai inilah yang melalui daerah padat penduduk dan menjadi alur yang mengalirkan tangkapan air pada masing-masing DAS-nya menuju ke Mahakam.

Konsultan BUMN, telah membuat rencana Sistem Pengendalian Banjir Kota Samarinda, dibagi 3 (tiga) bagian : (1) . DAS sungai Karang Mumus, (2) DAS sungai Karang Asam Kecil, (3) DAS sungai Karang Asam Besar. Adapun rencana jenis bangunan dan kegiatan untuk pengendalian banjir berupa:

1. Pembangunan Bendungan Pengendali 2. Embung atau Polder 3. Normalisasi sungai 4. Pembuatan pintu pengatur pengaruh air pasang/surut di muara sungai

Untuk sub sistem DAS Karang mumus, diusulkan ada perencanaan

Berikut hasil perancangan konsultan BUMN, berupa Sistem Pengendalian Banjir Kota Samarinda.





Berikut rencana Embung Lempake di Hulu DAS Karang mumus
Pada bagian kanan sub DAS S. Karang mumus


Berikut rencana Embung Pampang 1 dan Embung Pampang 2
di hulu Sub DAS Karang Mumus bagian Kiri

Berikut Rencana Embung Muang
yang membuang air melalui sungai muang


Berikut Lokasi Bendungan Lempake
(Sudah dibangun)

Rencana Embung Sempaja (masuk DAS Karang mumus)
Rencana Bendali Suryanata (masuk DAS Karang Asam Kecil)
Rencana Embung Gang Indra (masuk DAS Karang Asam Kecil)
Kolam Retensi Air Hitam (masuk Das Karang Asam Kecil)


Rencana Bendali Damanhuri

Rencana Pengerukan (normalisasi) Sungai
Karang mumus terutama bagian tengah
sampai muara yang mengalami pendangkalan.
Rencana Bendali Karang Asam Besar (DAS Karang Asam Besar)
Normalisasi Sungai Karang Asam Besar
Rencana Pintu Sungai Karang Asam Besar
Rencana Bendali Loa Bakung (DAS Sungai Loa Bakung)
Normalisasi Sungai Loa Bakung (DAS Sungai Loa Bakung)


Rencana Pembangunan Pintu Pengatur Air
di Muara Sungai Karang mumus
mengurangi pengaruh Pasang-Surut Air Laut


(oleh EkoPU)

PETA BUTUT HULU - HILIR SUNGAI KARANGMUMUS

Secara visuil Alur Sungai Karangmumus dan anak sungainya dapat dilihat pada peta butut (jelek) dibawah ini. Peta tersebut menunjukkan dari hulu (pampang, daerah atas sungai) sampai daerah hilir (bertemu dengan sungai Mahakam). Untuk lebih jelasnya lihat gambar alur sungai dengan meng-klik pada peta tersebut.

Di hulu sungai ada ada sub das anak sungai pampang, di tengah ada waduk lempake, sedangkan Bandara Sei siring disekitar anak sungai pampang kanan dan sungai Siring.

Bila stasiun pengukur tinggi muka air sungai dipasang pada titik-titik pertemuan anak sungai dengan alur utama sungai Karangmumus, maka semua data debit sungai dititik tersebut bisa tercatat dan terkumpul. Dan juga, jika stasiun pengukur curah hujan juga dipasang pada beberapa titik dalam DAS Karangmumus, maka data curah hujan, lama hujan, intensitas bisa tercatat dan terkumpul.
Dengan data yang lengkap dan akurat, maka dapat dipelajari/diketahui serta dipahami gambaran mengenai perilaku hubungan sebab-akibat Curah Hujan Harian, Tangkapan Air DAS, Debit Banjir Maksimum Sungai dengan Banjir Yang Terjadi dilokasi-lokasi tertentu di Samarinda, Selanjutnya dapat dilakukan simulasi, prediksi untuk menemukan solusi (jawaban) yang tepat.


PEMUKIMAN DI SEKITAR STADION SEMPAJA BANJIR???

Mungkin anda bisa melihat, peta rupa dari satelit alur anak sungai disekitar Stadion Sempaja yang menuju ke Sungai Karangmumus. (untuk lebih jelasnya klik gambar dibawah ini)



Berikut alur anak sungai di sekitar stadion Sempaja, Samarinda. (untuk meilhat gambar jelasnya klik gambar diabwah)

Selasa, 09 Desember 2008

KONDISI PEMUKIMAN DI SEKITAR SUNGAI KARANG MUMUS

Ini alur citra satelit sungai karang mumus dari Google Earth, mulai dari hilir (pelabuhan), hingga segmen daerah hulu di percabangan anak sungai yang menuju ke sempaja, dengan anak sungai yang menyusur tepi jalan Panglima M. Noor. (untuk melihat lebih jelas pada setiap gambar dapat di klik pada gambar tersebut)






















(oleh EkoPU)