Selasa, 16 Desember 2008

BENDUNGAN LEMPAKE atau BENANGA

Bendungan Lempake memiliki kemampuan untuk menampung air hujan yang berasal dari hulu sungai Karang Mumus. Luas DAS Karang Mumus sekitar 320 km persegi, bendungan lempake ini merupakan bangunan yang berada dalam system DAS Karang Mumus, dengan luas sub DAS nya, sebesar 195 km persegi (195.000.000 m2).

Menurut sumber, Dinas PU Pengairan Propinsi Kalimantan Timur, Luas Bendungan sekitar 180.000 m2, dengan kedalaman rata-rata 3 m, jadi kapasitasnya 540,000 m3 atau 540.000.000 liter air.

Andai, bila terjadi hujan merata di hulu DAS Karang Mumus pada kawasan seluas 50% dari 195 km2, dengan curah hujan 20 mm, maka akan tertumpah air sebesar (97.500.000 x 0,02 = 1.950.000 m3 atau 1.950.000.000 liter), bila DAS jenuh air (DAS rusak), maka bendungan lempake langsung menjadi tujuan limpasan air hujan, dengan kapasitas 540.000 m3 (dari keadaan kosong, kenyataannya tidak), sisa air hujan sebesar, 1.410.000 m3 air, digelontorkan ke sungai Karang Mumus, setara 282.000 truck tangki air 5000 liter).

Kalau seluruh hulu DAS seluas 195 km2 mengalami hujan merata, bila DAS tidak mampu menampung air karena kerusakan DAS yang seharusnya bisa disimpan, maka air akan di gelontorkan ke sungai Karang Mumus...... Sungai Karang Mumus tidak akan mampu menampung seluruh debit air ini, terjadilah banjir.... apalagi kalau 30% seluruh Samarinda mengalami hujan bersamaan... ditambah lagi dengan curah hujan lebih dari 20 mm.... dan bersamaan terjadi pasang...... ampunnn... (jadi selama pengendalian tata guna lahan berwawasan lingkungan dilaksanakan dengan konsisten dan tegas, daerah langganan banjir akan tetap kebanjiran..... bahkan memunculkan lokasi banjir baru.... buktinya Jakarta)

Penampungan Air Bendung Lempake
Dengan Kapasitas Setara 108.000 truck tangki air 5000 liter



Mercu Bendungan Lempake
Pintu Pembilas Untuk Membersihkan Endapan Lumpur
Pintu Pengatur Untuk Irigasi


Pintu Pembilas


Saat Kemarau
Air Bendungan Lempake



(Oleh Eko PU)

Tidak ada komentar: